Review Film Robin Hood

Review Film Robin Hood

Review Film Robin Hood

RockAndRaaga. – Nama Robin Hood mungkin tidak asing kembali di telinga kita. Tokoh ini pernah di filmkan ikut awal mulanya dengan judul Robin Hood: Prince of Thieves (1991), The Story of Robin Hood and His Merrie Men (1952), serta ada banyak film lainnya yang mengusung tokoh populer ini. Robin Hood (2018) kesempatan ini ialah film berjenis action adventure garapan Otto Bathurst serta ditulis oleh Ben Chandler serta David James Kelly. Film ini sah launching oleh Lionsgate pada 21 November 2018. Aktor-aktor simpatisan film ini adalah aktor yang butuh diakui sebab banyak mendapatkan pujian dalam memainkan film-film mereka awal mulanya. Di antara aktor-aktor simpatisan itu ialah Taron Egerton, Jamie Foxx, Ben Mendelsohn, Eve Hewson, Team Minchin, serta Jamie Dornan.

Narasi Robin Hood (2018) bermula dari Nottingham, Inggris. Seseorang anak bangsawan bernama Robin of Loxley (Taron Egerton) jatuh hati pada seseorang gadis cantik bernama Marian (Eve Hewson) yang ingin mengambil kuda dari kastilnya untuk menolong tetangga Marian yang kesulitan. Robin ialah seseorang yatim piatu yang mempunyai warisan berlimpah serta tinggal di kastilnya seperti seseorang raja. Dia ajak Marian untuk tinggal di kastilnya serta mereka berdua jadi pasangan yang begitu dicintai oleh masyarakat seputar sebab seringkali menolong masyarakat yang kesulitan. Sekejap, jalinan Robin serta Marian berjalan begitu indah. Akan tetapi, semua beralih waktu Robin mendapatkan surat harus militer dari Sheriff of Nottingham (Ben Mendelsohn) yang mewajibkannya untuk pergi ke Timur Tengah untuk menolong tentara Inggris dalam Perang Salib. Dengan berat hati Robin tinggalkan Marian serta memintanya untuk menunggunya pulang serta masih tinggal di Kastilnya.

Beberapa waktu berlalu, Robin dipulangkan ke Nottingham sebab dipandang berhianat dengan eksperimen menggagalkan eksekusi mati anak seseorang panglima tentara Arab bernama Yahya bin Umar atau yang setelah itu di panggil dengan panggilan Little John (Jamie Foxx). Sesampainya di Nottingham, Robin begitu terperanjat merasakan kastilnya sudah porak poranda serta dibiarkan Robin selekasnya mencari sahabatnya Friar Tuck (Team Minchin) untuk tahu apakah yang berlangsung.

Tuck menceritakan bahwa dua tahun waktu lalu Sheriff menginformasikan jika Robin jadi salah satunya prajurit yang gugur dalam Perang Salib serta tidak lama sesudah itu, dia mengambil alih kastil Robin menjadi property sitaan perang serta mengusir semua masyarakat seputar kastil termasuk juga Marian untuk geser serta kerja di pertambangan. Tiada berfikir panjang, Robin selekasnya mencari Marian ke pertambangan tapi dia mesti sedih sebab merasakan Marian telah mempunyai kekasih bernama Will Scarlet (Jamie Dornan) yang disebut aktifis pembela nada rakyat kecil. Robin geram serta sadar jika Sheriff sudah memanupulasinya. Di tengah kemarahannya yang mencapai puncak, John tidak diduga muncul serta memberi inspirasi hilang ingatan untuk hentikan perang serta membalas tindakan Sheriff.

Tahu Nottingham ialah bank serta sumber dana dari perang salib, Robin serta John merencanakan untuk merampok sumber dana itu supaya perang tak akan dapat bersambung. Mereka mulai membuat taktik serta berlatih untuk memperlancar laganya. Robin berlaga sendirian waktu merampok serta memakai samaran utuk menutupi identitasnya. Perampokan untuk perampokan sukses dia kerjakan. Uang hasil bermain bandar togel online tidak dia pakai untuk memperkaya diri pribadi tetapi dia bagi-bagikan untuk rakyat miskin. Tindakan Robin mulai mengundang perhatian baik dari masyarakat miskin ataupun Sheriff. Robin jadi buronan nomor satu di Nottingham. Berhasilkah Robin sampai arah untuk hentikan perang? Bagaimana lanjutan tindakan Robin menantang Sheriff?

Film ini berkesan begitu menjemukan sebab tidaklah terlalu ada kebaruan alur cerita yang di tawarkan dalam narasi Robin Hood kesempatan ini. Cerita yang dipakai berkesan menjemukan, banyak adegan action yang berkesan “so last year”, serta lelucon yang pada akhirnya jadi tidak lucu. Film ini pula tidak memiliki arah final atau ending yang pasti hingga semua berkesan serba tanggung. Akan tetapi, film ini tertolong oleh jejeran aktor yang oke dengan aktingnya yang jempolan serta dampak spesial moderen atau CGI yang okay. Kelihatannya film ini kurang sukses bila memiliki arah untuk memperbaharui cerita classic Robin Hood.

Review Trailer Robin Hood

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *