Review Film God of Gambler

Riview God Of Gambler Film Bergenre Action Comedi

Riview God Of Gambler Film Bergenre Action Comedi

RockAndRaaga. – Ko Chun (Chow Yun Fat) dikenal sebagai Dewa Judi. Ko Chun memiliki kemampuan supranatural yang selalu membuatnya menang saat berjudi. Biarpun sudah banyak yang mendengar serta mengagumi Dewa Judi, tetapi tidak banyak yang mengetahui identitasnya. Dewa Judi tetap menghindari publikasi media. Namun, Dewa Judi dengan mudah dapat dikenali dengan ciri-cirinya, adalah rambut klimis disisir ke belakang, suka coklat, serta cincin giok hijau di kelingking kirinya. Ko Chun sedang berada di Tokyo bersama dengan kekasihnya, Janet. Tuan Tanaka menantang Ko Chun bermain Mahjong dan dadu. Pada pertandingan itu Tanaka mesti mengaku kehebatan Ko Chun.

Tanaka lalu memohon perlindungan terhadap Ko Chun. Tanaka meminta Ko Chun berlaga menantang penjudi asal Singapura, Chan Kam Sing. Tanaka ingin membalas dendam terhadap Chan yg udah mengakibatkan kematian ayahnya. Ayah Tanaka bunuh diri sehabis kalah berjudi melawan Chan. Ko Chun menerimanya serta memohon imbalan coklat setelah selesai menjalankan tugasnya nanti. Tanaka ikut memberikan Ko Chun seseorang pengawal.

Michael Chan (Andy Lau) atau Little Knife adalah seorang penjudi yang juga penggemar Dewa Judi. Suatu malam, Knife memasang sebuah perangkap di jalan untuk mencelakai tetangganya yang selalu melewati jalan itu dengan membawa dua anjingnya yang buas.

Sementara itu, Ko Chun menjadi target buruan rivalnya setelah menerima cek karena menang berjudi. Perkelahian sengit terjadi di dalam sebuah kereta dan pengawal Tanaka berhasil melindungi Ko Chun. Ko Chun berhasil lolos, turun dari kereta. Tetapi Ko Chun justru masuk ke perangkap yang dipasang Knife. Ko Chun terjatuh dan kepalanya mengenai batu hingga terluka.

Pertarungan Melawan Chan Kam Sing

Setelah mengetahui perangkapnya salah sasaran, Knife membawa Ko Chun ke rumahnya. Ko Chun tinggal dan dirawat hingga pulih oleh nenek Knife dan kekasih Knife, Jane. Tapi sayang, Ko Chun mengalami amnesia (kehilangan daya ingat) sebagian. Ko Chun menjadi seperti anak kecil. Tidak ada yang mengetahui identitas Ko Chun, termasuk Knife. Karena Ko Chun suka coklat, Knife memanggil nama Ko Chun dengan sebutan Coklat.

Knife akhirnya mengetahui kemampuan Ko Chun. Knife memanfaatkan Ko Chun untuk mencari uang dengan berjudi dengan imbalan coklat. Hingga suatu ketika Ko Chun kalah banyak karena Knife tidak berhasil menemukan coklat kesukaan Ko Chun. Knife marah dan membawa Ko Chun di keramaian. Knife bermaksud meninggalkan Ko Chun. Tapi karena perasaan bersalah, Knife membatalkan niatnya. Knife juga berusaha mengembalikan ingatan Ko Chun dengan membawanya ke dokter.

Bagaimana Ko Chun mendapatkan kembali ingatannya? Apa yang akan dilakukan Ko Chun setelah mengetahui orang terdekatnya berkhianat? Apakah Ko Chun berhasil menepati janjinya untuk mengalahkan Chan?

Bicara tentang film perjudian, pasti semua mengetahui film God of Gambler. Bahkan, sumber di IMDB menyebutkan God Of Gambler adalah perintis film Mandarin bertema perjudian. Saya sendiri menonton film ini pertama kali di bioskop, saat masih duduk di bangku sekolah dasar. Karena masih terlalu kecil jadi saya sudah lupa sebagian besar ceritanya. Menurut Mama saya, God of Gambler termasuk film yang meledak pada jamannya dan melegenda hingga saat ini.

Cerita God of Gambler cukup lumayan untuk sebuah film yang menghibur. Ceritanya sangat ringan dan mudah dipahami. Meskipun mengangkat tema tentang judi, penonton tidak dibuat pusing dengan istilah-istilah dalam permainan kartu. Sesekali penonton diajak untuk melihat atraksi Chow Yun Fat sebagai Dewa Judi, yaitu saat perebutan batu Mahjong, mengocok kartu, mengurut kartu, dan melempar kartu. Saat film memasuki menit-menit yang membosankan ketika Dewa Judi mengalami amnesia dan menjadi seperti anak kecil, Andy Lau berhasil memecah kebosanan dengan aksi-aksi lucunya.

Dua hal yang sedikit mengganggu dari film ini adalah pengkhianatan orang terdekat Ko Chun yang terkesan tiba-tiba dan terlalu dipaksakan. Fungsi keberadaan karakter Janet sebagai seorang kekasih Ko Chun juga tidak terlalu terlihat jelas. Usaha Janet untuk mencari Ko Chun saat mengalami kecelakaan juga tidak tampak di dalam film.

Terlepas dari kekurangannya, pertemuan dua bintang besar Hongkong di film ini, Chow Yun Fat dan Andy Lau menjadi pengobat rindu para penggemarnya. Dalam film ini, saya lebih menyukai Chow Yun Fat, baik saat menjadi Dewa Judi Bandar QQ maupun saat menjalani amnesia. Bagaimana dengan Anda?

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *